Peramalan merupakan prediksi nilai- nilai suatu peubah berdasarkan nilai- nilai yang diketahui dari peubah tersebut atau peubah yang berhubungan (Makridakis et al, 1992).
Dikenalkan pada tahun 1970 oleh George E. P. Box dan Gwilym M. Jenkins melalui bukunya Time Series Analysis: Forecasting and Control.
Dasar pemikiran time series adalah pengamatan sekarang (zt) tergantung pada satu atau beberapa pengamatan sebelumnya (zt-k).
Bentuk umum model ARIMA dapat dinyatakan dalam persamaan berikut:

Operator AR adalah

Operator MA adalah

Pola teoretis ACF dan PACF dari proses yang stasioner
| Tipe Model | Pola Tipikal ACF | Pola Tipikal PACF |
| AR (p) | Menurun secara eksponensial/ sinusoidal | Terputus setelah lag p |
| MA (q) | Terputus setelah lag q | Menurun secara eksponensial/ sinusoidal |
| ARMA (p, q) | Menurun secara eksponensial/ sinusoidal | Menurun secara eksponensial/ sinusoidal |
Sumber : Aswi dan Sukarna 2006



· Model Moving Average Orde q



Model Campuran ARMA (p,q)
![]()
· Model ARIMA (p,d,q), misal: d=1
![]()
a) Membuat Plot Time Series
Augmented Dickey- Fuller (Uji Formal untuk Stasioneritas)
H0 : Terdapat akar unit dan data tidak stasioner (=0)
H1 : Tidak terdapat akar unit dan data stasioner (<0 span=””>)




H0 ditolak jika nilai mutlak dari Augmented Dickey- Fuller > nilai kritis MacKinnon , atau nilai prob.* < α.
b) Menghitung/ Membuat Plot ACF dan PACF
c) Uji Signifikansi Parameter
dan/atau
(parameter tidak signifikan terhadap model)H1 :
dan/atau
(parameter signifikan terhadap model)
dan/atau 
Tolak H0 jika
atau p-value < alpha
d) Verifikasi Model
H0 : 
(tidak ada korelasi antar-lag)
H1 : Paling sedikit ada satu 
dengan k=12, 24, 36, 48 (ada korelasi antar-lag)

Tolak H0 jika
atau p-value < alpha
H0 :
(residual berdistriusi normal)
H1 :
(residual tidak berdistribusi normal)
• Statistik Uji :

: fungsi peluang kumulatif residual
:distribusi kumulatif yang diobservasi dari suatu sampel acak
sebanyak N oservasi
Tolak H0 jika
atau p-value < alpha
Model dengan ukuran ketepatan peramalan yang baik adalah
model yang menghasilkan error yang kecil.
Nilai tengah kesalahan kuadrat (Mean Square Error)

Perhitungan MSE sama dengan Nilai Tengah Deviasi Kuadrat
(Mean Squared Deviation)

(Flowchart Analisis Time Series)
Jl. Leli 1 No.132, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Anda butuh jasa olah data skripsi, tesis, konsultasi statistik dan pelatihan statistik?
Hubungi kami melalui media sosial kami atau
Phone : 081284285867
Email : mail@scsidepok.org
© Copyright 2016. Statistics Center. All Right Reserved.